Jalan Pattimura Selatan Blok B No. 7, Jombang Jawa Timur
  • Tanggal:Sabtu, 08 Agustus 2026
  • Waktu:08:00 - 09:30
  • Lokasi:Online

WCC Jombang dan Aliansi Inklusi Kabupaten Jombang dipercaya menjadi pembicara dalam kegiatan webinar yang diselenggaran oleh Baba tree international yang diikuti lebih dari 60 negara yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa untuk sharing praktik baik penerapan Collective Care untuk mendukung kesehatan mental bagi banyak individu di Jombang

Profil Pembicara

Ana Abdillah, Muhammad Fuad, bersama Ni Ketut Ayu Puspita Dewi

  • Ana Abdillah

Ana adalah seorang advokat publik dan Direktur WCC Jombang, sebuah organisasi layanan yang berfokus pada pendampingan perempuan penyintas kekerasan seksual, peningkatan kesadaran masyarakat, serta advokasi perubahan kebijakan guna mendorong sistem yang lebih adil, aman, dan berpusat pada penyintas.

  • Muhammad Fuad

Muhammad Fuad adalah Koordinator KDS JCC Plus, inisiatif Pejuang Sehat Jombang, dan Aliansi Inklusi Jombang. Ia juga bertindak sebagai konselor/mentor untuk Insan GenRe. Sebagai seorang aktivis sosial yang berdedikasi, Fuad berfokus pada pemajuan hak-hak kesehatan seksual dan reproduksi, termasuk advokasi kesehatan mental. Ia adalah seorang pendukung sebaya (peer supporter) terpercaya yang memberikan bimbingan, dorongan semangat, dan ruang aman bagi individu yang mencari kekuatan serta pendampingan dalam menjalani proses pemulihan mereka.

  • Ni Ketut Ayu Puspita Dewi (Ayu)

Ayu adalah seorang wirausahawan, pelatih komunikasi empati (compassionate communication trainer), juru bahasa, dan konselor trauma yang berdedikasi untuk membina hubungan, pemberdayaan, dan pemulihan lintas budaya. Ia adalah pendiri Bali Interpreting dan Bali Blessings, organisasi yang menjembatani sekat bahasa dan budaya sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat, pendidikan, serta komunikasi yang berempati. Ayu juga merupakan salah satu pendiri Yayasan Maswara Asih Indonesia, sebuah NGO di Indonesia yang bergerak di bidang bina damai (peacebuilding) dan pemulihan, serta menjabat sebagai Ketua Yayasan Literasi Anak Indonesia, sebuah NGO yang berfokus mempromosikan literasi dalam sistem persekolahan di Indonesia. Melalui karyanya, Ayu membawa pendekatan personal yang berakar pada kearifan budaya untuk memperkuat suara-suara masyarakat, membangun pemahaman bersama, serta mendukung perempuan, orang muda, dan komunitas lokal di Indonesia dalam berbagai konteks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *